SKRIPSI PAI
Implementasi Pembiasaan Salat Duha Dalam Menginternalisasikan Karakter Religius Siswa Di SMP Negeri 1 Wonopringgo
Penelitian ini dilatarbelakangi Kasus penyimpangan perilaku siswa seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, hingga rendahnya etika terhadap guru menunjukkan adanya krisis moral dan rendahnya internalisasi nilai religius di kalangan pelajar. Kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis spiritual di sekolah. Salah satu upaya yang ditempuh adalah pembiasaan salat duha sebagai sarana menginternalisasikan nilai religius, disiplin, serta membangun akhlak mulia siswa. Penelitian ini mencakup bagaimana pelaksanaan pembiasaan salat duha di SMP Negeri 1 Wonopringgo, bagaimana karakter religius siswa, serta bagaimana implementasi pembiasaan tersebut dapat menginternalisasikan karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pembiasaan salat duha serta menganalisis karakter religius siswa Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik, sementara analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembiasaan salat duha dilaksanakan secara terstruktur melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembiasaan ini berhasil menumbuhkan tanggung jawab, disiplin, kesadaran beribadah, ketenangan batin, serta ketaatan dan akhlak mulia siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembiasaan salat duha efektif dalam menginternalisasikan karakter religius siswa dan dapat menjadi model pendidikan karakter berbasis spiritual di sekolah
| 25SK2521299.00 | SK PAI 25.299 AHM i | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain