SKRIPSI PAI
Implementasi Google Classroom Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA Al-Fusha Kedungwuni Pekalongan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Bersamaan dengan kemajuan tersebut, terjadi perubahan di berbagai bidang, termasuk dalam dunia pendidikan. IPTEK kini telah menjadi penggerak utama dalam memajukan system Pendidikan. Teknologi informasi, sebagai bagian dari media penyampaian ilmu, terus berevolusi. Awalnya dimulai dari media cetak (buku), kemudian berkembang ke media audio-visual (video pembelajaran), visual (powerpoint), dan audio (rekaman suara). Di era modern ini, muncul berbagai platform media pembelajaran berbasis teknologi, dan salah satu yang meninjol adalah Google Classroom aplikasi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi proses belajar mengajar, menawarkan beragam fitur yang memudahkan baik Pendidikan maupun peserta didik dalam mengelola kelas, memberikan dan mengumpulkan tugas, melakukan penilaian, serta memberikan umpan balik. Rumusan masalah: Bagaimana Implemntasi Google Classroom dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA AL-Fusha Kedungwuni Pekalongan?. Apa kendala yang dihadapi guru dan siswa kelas XI SMA AL-Fusha Kedungwuni Pekalongan dalam penggunaan Goggle Classroom sebagai media pembelajaran Penddikan Agama Isalam?. Penelitian ini menggunakan penelitian berupa penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian deksriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan: kondensasi data, Penyajian data, dan menarik kesimpulan atau Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Google Classroom dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI di SMA Al-Fusha Kedungwuni berjalan cukup baik dan terarah, bahkan telah menjadi bagian dari strategi jangka panjang sekolah dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi sesuai visi pesantren. Pemanfaatan fitur-fitur seperti stream, classwork, assignment, quiz, dan archive membantu guru merancang pembelajaran yang lebih terstruktur serta memudahkan siswa mengakses materi kapan saja. Namun, efektivitas penggunaan masih dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam menyajikan materi interaktif dan kemandirian siswa dalam belajar. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan akses perangkat di luar jam sekolah karena aturan asrama, kurangnya kedisiplinan siswa, distraksi media sosial, serta kejenuhan akibat pembelajaran digital yang monoton. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan berkelanjutan dari sekolah, guru, dan siswa agar pemanfaatan Google Classroom lebih optimal.
| 25SK2521282.00 | SK PAI 25.282 DIA i | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain