SKRIPSI PAI
Upaya Asatidz Madrasah Diniyah Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Baca Tulis Al-Qur'an Pada Santri Madrasah Diniyah Nurudh Dholam Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar santri terhadap Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di Madrasah Diniyah Nurudh Dholam Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Fenomena ini disebabkan oleh pengaruh perkembangan teknologi, kejenuhan belajar, dan rendahnya perhatian sebagian orang tua. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya Asatidz dalam meningkatkan motivasi belajar BTQ serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan peran penting Asatidz sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membangun semangat, keteladanan, dan nilai spiritual santri agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, asatidz, dan santri. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Penelitian ini difokuskan pada strategi pembelajaran, faktor internal dan eksternal santri, serta kondisi lingkungan madrasah yang berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar BTQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asatidz menerapkan lima strategi utama, yaitu menjadi teladan dan membangun hubungan emosional hangat, menggunakan metode pembelajaran variatif (sorogan, musyafahah, peer teaching, ice breaking), memberikan reward dan evaluasi edukatif, menanamkan makna spiritual belajar Al-Qur’an sebagai ibadah, serta menciptakan lingkungan religius yang kondusif. Faktor pendukung utama meliputi profesionalisme guru, dukungan orang tua, dan suasana madrasah yang religius, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan kemampuan santri, keterbatasan waktu dan sarana, serta kurangnya perhatian orang tua. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat konsep pendidikan Islam holistik yang menekankan keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan spiritualitas, serta menjadi rujukan bagi lembaga keagamaan dalam meningkatkan motivasi belajar Al-Qur’an di era digital.
| 25SK2521271.00 | SK PAI 25.271 NAI u | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain