SKRIPSI PAI
Strategi Pengelola Perpustakaan MAN 2 Kota Pekalongan Dalam Menumbuhkan Minat Baca Literatur Islami Pada Siswa
Minat baca literatur Islami di kalangan siswa madrasah masih tergolong rendah. Banyak siswa yang belum menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan, khususnya terhadap bacaan-bacaan bernuansa keislaman. Kurangnya wawasan dan pengetahuan yang luas, disertai dengan rendahnya motivasi serta kebiasaan malas membaca di kalangan siswa, menjadi tantangan utama dalam menumbuhkan minat baca literatur Islami di MAN 2 Pekalongan. Kondisi ini menyebabkan siswa kurang aktif dalam mencari dan memanfaatkan sumber belajar yang tersedia, khususnya di perpustakaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dari pengelola perpustakaan agar siswa tertarik dan terbiasa membaca literatur Islami. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain, (1) Bagaimana strategi pengelola perpustakaan MAN 2 Kota Pekalongan dalam menumbuhkan minat baca literatur Islami pada siswa. (2) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat pengelola perpustakaan MAN 2 Kota Pekalongan dalam menumbuhkan minat baca literatur Islami pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengelola perpustakaan MAN 2 Kota Pekalongan dalam menumbuhkan minat baca literatur Islami pada siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya Sebagai lembaga pendidikan Islam, MAN 2 Kota Pekalongan memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkan budaya literasi keislaman melalui pengelolaan perpustakaan yang efektif, inovatif, dan berbasis pembinaan karakter Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala Madrasah, kepala Perpustakaan, pengelola, dan siswa MAN 2 Kota Pekalongan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelola perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca literatur Islami dilakukan melalui berbagai kegiatan literasi yang kreatif dan inovatif, seperti program gemar membaca, club pecinta buku, perpustakaan keliling, bimbingan belajar, serta lomba-lomba bernuansa Islami. Faktor pendukungnya meliputi motivasi dari siswa sendiri, dorongan dari guru, dan dukungan pengelola perpustakaan. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain keterbatasan fasilitas, pendanaan, ruangan yang sempit, serta kurangnya dukungan dari pihak madrasah.
| 25SK2521269.00 | SK PAI 25.269 IDA s | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain