SKRIPSI KPI
Analisis Semiotika Simbol-Simbol Agama Dalam Tradisi Baritan Masyarakat Desa Asamdoyong Pemalang
Baritan adalah tradisi spiritual yang dilakukan oleh masyarakat di ruang publik, sehingga dianggap sebagai pertunjukan. Baritan merupakan salah satu bentuk upacara tolak balak yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Asemdoyong yang mayoritas ber mata pencaharian sebagai nelayan. Baritan berasal dari istilah bahasa krama halus “baritho” yang memiliki arti kapal, dan kata imbuhan –an yang berarti selametan. Dengan demikian, baritan memiliki arti selamatan terhadap kapal atau yang biasa masyarakat kenal dengan tradisi sedekah laut. Penelitian ini akan memfokuskan kajian pada simbol-simbol yang terdapat dalam tradisi baritan. Selain itu, perubahan makna yang terjadi pada beberapa simbol juga akan dibahas secara mendalam. Objek penelitian ini merupakan fenomena yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, mengingat tradisi tersebut diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana simbol-simbol agama dalam tradisi baritan di Desa Asemdoyong, dan bagaimana persepsi masyarakat terhadap simbol-simbol agama pada tradisi baritan Desa Asemdoyong Pemalang.
| 25SK2534107.00 | SK KPI 25.107 EVI a | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain