SKRIPSI BPI
Penerapan Ta'zir Dalam Membentuk Kedisiplinan Santri Yang Melakukan Pelanggaran Di Pondok Pesantren Manbaul Falah Pekalongan
Sebagai sebuah proses, pendidikan memerlukan kedisiplinan, sementara kedisiplinan itu berperan sangat penting yaitu sebagai alat pendidikan untuk mempengaruhi, mengubah, membina dan membentuk perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam rangka mendidik, melatih, mengendalikan dan memperbaiki tingkah laku. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih banyaknya santri yang melanggar tata tertib pondok pesantren dan minimnya sikap disiplin santri. Oleh sebab itu, dalam proses peningkatan kedisiplinan salah satu metode pendidikan yang diterapkan oleh pesantren ialah dengan memberikan ta’zir kepada santri yang melanggar tata tertib pondok pesantren. Ta’zir yaitu bentuk hukuman yang diberikan kepada santri yang melanggar peraturan yang berlaku di Pondok Pesantren. Dalam konteks pendidikan, ta’zir berfungsi sebagai hukuman yang bersifat mendidik, karena penerapannya mengandung unsur pendidikan yang telah disepakati melalui musyawarah antara para pembina pesantren demi kebaikan dan pembinaan santri.
| 25SK2535063.00 | SK BPI 25.063 SIT p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain