SKRIPSI BPI
Self Counseling Dalam Mengatasi Toxic Relationship Mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam Di Universitas Islam Negeri K.H.Abdurrahman Wahid Pekalongan Angkatan 2018
Toxic relationship di kalangan mahasiswa berkaitan erat dengan berbagai dinamika sosial dan akademik yang mereka hadapi. Mahasiswa seringkali terlibat dalam hubungan pertemanan yang intens karena lingkungan kampus yang menuntut kolaborasi dan interaksi sosial yang tinggi. Namun, hubungan ini bisa menjadi toxic ketika terdapat manipulasi emosional, persaingan tidak sehat, dan saling merendahkan satu sama lain. Hal ini dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan gangguan kesehatan mental, yang berdampak negatif pada kesejahteraan emosional dan performa akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi toxic relationship yang dialami oleh responden, serta penerapan self counseling seperti apa yang dilakukan oleh mahasiswa prodi Bimbingan Penyuluhan Islam angkatan 2018 Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Toxic Relationship yang dilakukan yaitu seperti diejek, disindir, dan ancaman, metode self counseling yang dilakukan oleh individu secara mandiri dengan tetap menerapkan kaidah-kaidah konseling yang ada seperti self healing, self talk, manajemen diri dan relaksasi.
| 25SK2535039.00 | SK BPI 25.039 MIL s | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain