SKRIPSI PBA
Implementasi Metode Imla' Dalam Pembelajaran Maharah Kitabiah Di MSI 05 Sampangan Pekalongan
Di MSI 05 Sampangan Pekalongan, keterampilan menulis bahasa Arab peserta didik kelas V membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam penulisan huruf hija’iyyah dan penggunaan harakat yang tepat. Hal ini diperparah dengan anggapan bahwa bahasa Arab merupakan bahasa asing yang sulit dipelajari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu metode yang sudah diterapkan adalah metode imla’, yakni metode menulis berdasarkan dikte pendidik untuk melatih ketepatan dan konsistensi tulisan peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi metode imla’ dalam pembelajaran maharah kitabah di MSI 05 Sampangan Pekalongan? Dan apa saja kelebihan dan kekurangan metode imla’ dalam pembelajaran maharah kitabah di MSI 05 Sampangan Pekalongan? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi metode imla’ dalam pembelajaran maharah kitabah di MSI 05 Sampangan Pekalongan serta mendeskripsikan kelebihan dan kekurangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa metode imla’ dalam pembelajaran maharah kitabah di MSI 05 Sampangan Pekalongan sudah baik dalam melatih peserta didik menulis huruf Arab dengan tepat, serta mampu meningkatkan daya ingat, kemampuan mendengar, dan keterampilan menyambung huruf hija’iyyah. Implementasi ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan metode imla’, pendidik telah menyusun RPP yang mencakup tujuan, materi, dan waktu pelaksanaan. Tujuan utamanya adalah melatih peserta didik menulis huruf Arab, terutama huruf hija’iyyah, baik terpisah xv maupun bersambung. Materi diambil dari buku paket kelas V dan pembelajaran berlangsung seminggu sekali selama dua jam. Pelaksanaan metode imla’ terdiri dari tiga tahap: kegiatan awal (salam, doa, absensi), inti (pengulangan materi, kosakata baru, praktik menulis, dan pemberian reward), serta penutup (kesimpulan, refleksi, doa). Evaluasi dilakukan melalui imla’ manqul, dikte langsung, ujian lisan dan tulisan saat PTS atau PAS. Penilaian menggunakan rubrik skala 4 (A–D) berdasarkan ketepatan huruf, harakat, kata, dan kerapian tulisan.
| 25SK2522041.00 | SK PBA 25.041 SYA i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain