SKRIPSI TADRIS BAHASA INGGRIS
Visual Representation Of Environmental Education In The Seventh-Grade English Texbook "English For Nusantara"
Meningkatnya urgensi krisis lingkungan menuntut intervensi pendidikan yang melampaui instruksi tekstual, terutama dalam konteks seperti Pengajaran Bahasa Inggris (ELT) di mana literasi visual sering kurang dimanfaatkan. Di Indonesia, buku teks Kelas VII Bahasa Inggris untuk Nusantara—yang disahkan secara nasional di bawah Kurikulum Merdeka—menawarkan kesempatan unik untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan (EE) dalam materi bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pendidikan lingkungan direpresentasikan secara visual dalam buku teks ini, menggunakan Teori Tata Bahasa Visual Kress dan van Leeuwen (2006) dan enam tujuan EE dari UNESCOUNEP Belgrade Charter (1976) sebagai kerangka kerja analitis. Pertanyaan penelitian utama mengeksplorasi bagaimana gambar dalam buku teks mencerminkan dan mendukung tujuan pendidikan lingkungan seperti kesadaran, pengetahuan, sikap, keterampilan, kemampuan evaluasi, dan partisipasi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis dokumen, penelitian ini berfokus secara eksklusif pada 8 visual terpilih yang secara eksplisit atau implisit menggambarkan tema lingkungan. Visual-visual ini dianalisis untuk metafungsi representasional, interaktif, dan komposisinya, dan kemudian diselaraskan dengan tujuan EE. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun buku teks tidak secara gamblang memprioritaskan pendidikan lingkungan, beberapa gambar secara halus menyampaikan pesan ekologis melalui konteks, aktivitas karakter, tata ruang, dan simbol lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa elemen visual—yang sering kali diremehkan dalam evaluasi buku teks—dapat secara signifikan meningkatkan literasi lingkungan jika dirancang secara strategis. Penelitian ini berkontribusi pada studi literasi multimoda dalam ELT, menyediakan model yang dapat direplikasi untuk menganalisis visual dalam materi pendidikan, dan menawarkan wawasan praktis bagi para pendidik, pengembang kurikulum, dan pembuat kebijakan yang ingin meningkatkan integrasi EE. Penelitian ini menggarisbawahi peran visual tidak hanya sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai alat ideologis dan pedagogis yang mampu membentuk perspektif dan perilaku ekologis siswa.
| 25SK2525069.00 | SK TI 25.069 AND v | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain