SKRIPSI IAT
Analisis Ayat-Ayat Al-Qur'an Sebagai Penangkal Hujan (Studi Semiotika Atas Kitab Mujarrobat Ad-Dairobi)
Skripsi ini mengkaji bagaimana ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan hujan difungsikan sebagai tanda-tanda spiritual dalam praktik ilmu hikmah, khususnya dalam konteks menangkal hujan. Dengan pendekatan semiotik Peirce dan Saussure, skripsi ini menelaah makna simbolik ayat-ayat tersebut dan korelasinya dengan praktik spiritual yang diwariskan dalam kitabkitab mujarrobat seperti Mujarrobat Ad-Dairobi. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan ayat sebagai wasilah spiritual mencerminkan relasi antara teks wahyu, simbol keagamaan, dan konteks budaya lokal, selama tetap dalam batas syariat. Fenomena pawang hujan telah lama dikenal dalam masyarakat tradisional di Indonesia. Dalam konteks Islam, sebagian pawang hujan memanfaatkan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai bagian dari praktik spiritual yang dikenal sebagai ilmu hikmah. Praktik ini mencerminkan perpaduan antara tradisi lokal dan ajaran Islam, dan sering kali diturunkan melalui kitab-kitab mujarrobat. Ayat-ayat yang berkaitan dengan hujan digunakan bukan sekadar sebagai bacaan, melainkan sebagai tanda simbolik yang diyakini membawa efek spiritual.
| 25SK2531037.00 | SK IAT 25.037 SOF a | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain