SKRIPSI IAT
Tradisi Kidung Layang Fatimah Dalam Acara Walimatul Hamli Perspektif Al-Qur'an (Studi Living Qur'an Di Desa Tlagasana Kec. Watukumpul Kab. Pemalang)
Ajaran Agama Islam yang datang ke Indonesia, khususunya di Jawa, telah mengakomodir budaya setempat, hal ini merupakan bentuk akulturasi dengan tujuan agar ajaran yang datang tidak serta merta ditolak oleh masyarakat sekitar. Di Desa Tlagasana, terdapat tradisi yang menjadi buah dari akulturasi proses akulturasi, yaitu tradisi kidung pada saat mitoni (walimatul hamli). Terdapat dua fokus permasalahan yang akan dibahas dalam penlitian ini, yang pertama bagaimana pelaksanaan tradisi kidung layang Fatimah pada acara walimatul hamli? dan bagaimana masyarakat Desa Tlagasana mengenai tradisi kidung layang Fatimah dalam acara walimatul hamli? Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitataif, yaitu penelitian yang bersifat deskriptif, dengan mengunakan pendekatan antropologi, dan menggunakan kerangka teori Clifford Geertz.
| 25SK2531032.00 | SK IAT 25.032 MAI t | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain