SKRIPSI PGMI
Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS Di MIS Gamer Pekalongan
IPAS merupakan gabungan dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam kurikulum Merdeka. Pada siswa kelas V MIS Gamer, dalam mata Pelajaran IPAS terdapat masalah yang terkait dengan pencapaian hasil belajar peserta didiknya. Melalui evaluasi dan ujian yang telah dilakukan, ada peserta didik yang hasil belajarnya masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik dalam memahami materi pelajaran dan mencapai kriteria yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana kesulitan belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di MIS Gamer Pekalongan? (2) Apa saja faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di MIS Gamer Pekalongan? (3) Bagaimana upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di MIS Gamer Pekalongan?. Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan kesulitan belajar Peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di MIS Gamer Pekalongan. (2) Untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar Peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di MIS Gamer Pekalongan. (3) Untuk menjelaskan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar Peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS di MIS Gamer Pekalongan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), di mana pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian peserta didik kelas V di MIS Gamer masih mengalami kesulitan belajar khususnya pada pelajaran IPAS. (1) Beberapa jenis kesulitan belajar yang sering dialami oleh peserta didik yaitu Kesulitan dalam memahami konsep pelajaran IPAS, Kesulitan dalam mengingat materi IPAS, Kesulitan dalam menguasai keterampilan proses sains. (2) Faktor yang bisa menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar diantaranya ada faktor internal yang meliputi aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotor. Faktor eksternal yang bisa menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan belajar yaitu terkait lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan juga lingkungan sekolah. (3) Upaya guru untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik dalam belajar IPAS yaitu dengan mengklasifikasikan peserta didik dan menggunakan alat peraga edukatif.
| 25SK2523133.00 | SK PGMI 25.133 INT a | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain