SKRIPSI PGMI
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tema Kearifan Lokal Siswa Kelas 4 MIS Kartika Kabupaten Pekalongan
Penerapan Kurikulum Merdeka menekankan penguatan karakter siswa melalui berbagai metode pembelajaran inovatif, salah satunya melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang tertera pada kurikulum merdeka merupakan suatu usaha untuk mengembangkan pendidikan karakter dengan tujuan menghasilakn individu yang berkualitas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai pancasila melalui kegiatan budaya sekolah, kegiatan kelas, dan kegiatan di luar kelas. MIS Kartika Kabupaten Pekalongan merupakan sekolah penggerak yang telah melaksanakan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada tahun pertama pelaksanaan. Berbagai proyek dilaksanakan dengan menarik. Hal ini yang penyebab penelitian dilakukan. Penelitian ini mendiskusikan dua masalah yaitu : (1) bagaimana implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kearifan lokal siswa kelas 4 MIS Kartika Kabupaten Pekalongan. (2) apa saja faktor pendukung dan penghambat Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kearifan lokal siswa kelas 4 MIS Kartika Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi P5 dengan tema Kearifan Lokal dalam pembelajaran kelas IV di MIS Kartika Kabupaten Pekalongan, khususnya dalam praktik menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Penelitian ini menggunakan penelitian studi lapangan atau penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 berjalan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap kearifan lokal melalui kegiatan langsung di lapangan. Proyek ini terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar dan menyiapkan kebutuhan proyek. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan pemahaman mengenai TOGA dan melakukan praktik menanam serta merawat tanaman. Evaluasi dilakukan melalui penilaian keterlibatan siswa dalam proyek. Faktor pendukung keberhasilan proyek ini meliputi kesiapan guru, dukungan sekolah, serta antusiasme siswa. Namun, terdapat kendala seperti minimnya pengetahuan awal siswa tentang TOGA serta kesulitan dalam merawat tanaman secara mandiri.
| 25SK2523130.00 | SK PGMI 25.130 MUS i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain