SKRIPSI PGMI
Implementasi Program "Literasi Kelas Tiap Kamis (Teras Tika)" Sebelum Pembelajaran Dalam Menguatkan Kemampuan Literasi Siswa Di Sd Negeri Candigugur Kecamatan Bawang
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya literasi di Indonesia, termasuk siswa sekolah. Literasi menjadi hal yang penting dan sangat perlu diterapkan, terutama pada sekolah tingkat dasar. Sehingga pemerintah menganjurkan kepada setiap lembaga pendidikan untuk menerapkan program literasi sebelum pembelajaran. SD Negeri Candigugur mencoba mengimplementasikan program literasi selama 1 jam sebelum pembelajaran yang dilaksanakan setiap hari kamis. Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi rendahnya minat literasi siswa dan juga untuk menguatkan kemampuan literasi siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan dari implementasi program “Literasi Kelas Tiap Kamis (Teras Tika)” sebelum pembelajaran dalam menguatkan kemampuan literasi siswa di SD Negeri Candigugur Kecamatan Bawang. (2) Bagaimana pelaksanaan dari implementasi program “Literasi Kelas Tiap Kamis (Teras Tika)” sebelum pembelajaran dalam menguatkan kemampuan literasi siswa di SD Negeri Candigugur Kecamatan Bawang. (3) Bagaimana evaluasi dari implementasi program “Literasi Kelas Tiap Kamis (Teras Tika)” sebelum pembelajaran dalam menguatkan kemampuan literasi siswa di SD Negeri Candigugur Kecamatan Bawang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi kondensasi data, display data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan penelitian ini menujukkan bahwa implementasi program “Literasi Kelas Tiap Kamis (Teras Tika)” di SD Negeri Candigugur Kecamatan Bawang dilakukan melalui tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. (1) Tahap perencanaan yang meliputi membentukan tim penyusun program literasi, mengidentifikasi kebutuhan literasi siswa, dan menyusun bentuk perencanaan kegiatan. (2) Tahap pelaksanaan telah sesuai dengan edaran Kemendikbud yaitu dengan menerapkan 3 langkah meliputi tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran yang dapat menguatkan kemampuan literasi siswa. (3) Tahap evaluasi dilakukan dengan pengamatan namun belum ada dokumen evaluasi yang tertulis, akan tetapi program ini terbukti dapat menguatkan kemampuan literasi siswa sehingga terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat di dalamnya.
| 25SK2523122.00 | SK PGMI 25.122 LUT i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain