SKRIPSI PGMI
Implementasi Program Pendidikan Inklusi Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Peserta Didik Di MI Salafiyah Karanganyar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan
Pendidikan inklusi merupakan salah satu pendekatan dalam dunia pendidikan yang bertujuan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, terbuka, dan menghargai perbedaan. MI Salafiyah Karanganyar sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, telah mengadopsi program pendidikan inklusi untuk menciptakan iklim pendidikan yang lebih inklusif dan menumbuhkan sikap toleransi di kalangan peserta didiknya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana mekanisme, bentuk kegiatan, serta hasil implementasi program pendidikan inklusi dalam menumbuhkan sikap toleransi peserta didik di MI Salafiyah Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan inklusi serta mengetahui sejauh mana program tersebut dapat menumbuhkan sikap toleransi di antara peserta didik, khususnya dalam hal menerima perbedaan, saling menghargai, dan berinteraksi sosial dengan teman yang memiliki latar belakang atau kondisi berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta dokumentasi dari kegiatan-kegiatan inklusi yang dilaksanakan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi di MI Salafiyah Karanganyar dilakukan melalui integrasi siswa berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler, serta penguatan nilai-nilai karakter dan toleransi melalui kegiatan pembiasaan, seperti kegiatan keagamaan bersama, kerja kelompok, dan program mentoring antar siswa. Program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan sikap toleransi peserta didik, yang tercermin dari meningkatnya rasa empati, kemampuan bekerja sama, dan penerimaan terhadap perbedaan fisik maupun kemampuan belajar teman-teman mereka.
| 25SK2523107.00 | SK PGMI 25.107 MEG i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain