SKRIPSI IAT
Pembacaan Surat-Surat Pendek Dalam Dasar-Dasar Wirid Kautsaran Thoriqoh Shiddiqiyyah (Study Living Qur'an Di Desa Sembung Jambu Bojong Kabupaten Pekalongan)
Dzikir dan wirid merupakan praktik spiritual yang penting dalam kehidupan umat Islam, karena menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat dimensi batiniah. Salah satu bentuk praktik tersebut dapat ditemukan dalam wirid Kautsaran yang diamalkan oleh Jama’ah Thoriqoh Shiddiqiyyah. Wirid ini mengandung bacaan-bacaan Al-Qur’an, khususnya surat-surat pendek seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Kautsar, dan lainnya, yang dirangkai dalam struktur dzikir yang diyakini membawa keberkahan serta menjadi wasilah dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi jamaah terhadap surat-surat pendek dalam wirid Kautsaran serta memahami manfaat pengamalan wirid tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi langsung terhadap praktik keagamaan yang dilakukan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat-surat pendek dalam wirid Kautsaran tidak hanya dibaca secara tekstual, tetapi juga dimaknai secara spiritual dan emosional. Bagi jamaah, amalan ini mampu menenangkan jiwa, memperkuat keimanan, meningkatkan kedisiplinan ibadah, serta mempererat hubungan sosial sesama anggota jamaah. Dengan demikian, pengamalan wirid Kautsaran mencerminkan wujud nyata dari Living Qur’an, yaitu bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dihidupkan dan diinternalisasi dalam kehidupan masyarakat secara dinamis dan kontekstual.
| 25SK2531054.00 | SK IAT 25.054 NAZ p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain