SKRIPSI PGMI
Upaya Guru Dalam Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pengolahan Sampah Pada Peserta Didik di SD Negeri Kradenan 01 Pekalongan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kesadaran peserta didik tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya menjadikan lingkungan kelas jadi kotor dan tidak bersih. Keadaan seperti ini memerlukan perhatian serius dari para guru supaya memberikan pengajaran dan arahan kepada peserta didik agar mereka membudayakan membuang sampah pada tempat yang telah disiapkan, guna menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana upaya guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah pada peserta didik di SD Negeri Kradenan 01 Pekalongan? (2) Apa sajakah faktor pendukung dan penghambat guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah pada peserta didik di SD Negeri Kradenan 01 Pekalongan? Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukkan bahwa upaya guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah di SD Negeri Kradenan 01 Pekalongan dilakukan dengan 2 cara, yaitu Pertama, program pengembangan diri, meliputi: a) Kegiatan rutin, dilakukan dengan melaksanakan kegiatan piket kelas, kegiatan jum’at bersih dan pengelolaan sampah dengan konsep 3R. b) Kegiatan spontan, dilakukan oleh guru dengan cara memberikan teguran dan nasehat apabila peserta didik melalukan perbuatan yang kurang baik. c) Keteladanan, dilihat dari guru yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan. d) Pengkondisian, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, seperti tong sampah di depan kelas, tempat cuci tangan, alat-alat kebersihan yang lengkap, serta disediakannya mangkok dan gelas dari sekolah. Kedua, pengintegrasian dalam mata pelajaran yaitu dengan memasukkan materi-materi mengenai karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah pada mata pelajaran sesuai dengan tema yang akan diajarkan. Adapun faktor pendukung meliputi: (1) Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai (2) Adanya kerjasama antar guru. Sedangkan faktor penghambatnya, yaitu kurangnya kesadaran dari peserta didik.
| 25SK2523088.00 | SK PGMI 25.088 ENI u | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain