SKRIPSI PGMI
Implementasi Pendekatan Education For Environmental Sustainbale Development (EESD) Dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Di SDN Pandasari 01
Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah peserta didik mengalami penurunan kesadaran lingkungan. Sebagian peserta didik menunjukkan perilaku kurang peduli kebersihan sekolah, seperti membuang sampah sembarangan, tidak merawat toilet, dan enggan melaksanakan piket kelas. Permasalahan ini muncul akibat minimnya minat pesera didik dalam menjaga dan melestarikan lingkungan sekolah. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi pendekatan education for environmental sustainable development di SDN Pandansari 01, bagaimana karakter peduli lingkungan pada peserta didik di SDN Pandansari 01, dan apa kendala yang dialami guru dalam implementasi pendekatan education for environmental sustainable development dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan di SDN Pandansari 01. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan education for environmental sustainable development, karakter peduli lingkungan pada peserta didik, serta mendeskripsikan kendala yang dialami guru dalam implementasi pendekatan education for environmental sustainable development di SDN Pandansari 01. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan triangulasi data, triangulasi metodologi, dan triangulasi teori. Teknik analisis data yang digunakan mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa implementasi pendekatan education for environmental sustainable development di SDN Pandansari 01 telah berhasil mengintegrasikan pendidikan lingkungan melalui program rutin (ALISA, ATALITA, Jumat Bersih). Namun, belum ada dokumen perencanaan tertulis, meskipun prinsipnya telah tertanam dalam visi, misi, tujuan sekolah, serta tata tertib peserta didik, dan tata tertib sekolah. Pembentukan karakter peserta didik peduli lingkungan terlihat kemajuan pada kelas tinggi, dan kelas rendah masih membutuhkan pendampingan. Kendala yang dialami guru meliputi: (1)kurikulum padat, (2)kesadaran tidak merata, (3)fasilitas terbatas, dan (4)cuaca tidak menentu.
| 25SK2523082.00 | SK PGMI 25.082 MIL i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain