SKRIPSI PGMI
Strategi Guru Dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Kelas 2 dan 3 Melalui Program Unggulan Fasholatan di MI Salafiyah Tegalrejo Pekalongan Barat
Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin maju, seorang anak harus kita bekali dengan kebiasaan yang baik. Agar naninya ketika telah tumbuh dewasa mereka akan menjadi generasi yang memiliki budi pekerti yang baik. Oleh karena itu, seorang guru dan suatu lembaga pendidikan khususya Madrasah Ibtidaiyah (MI) memiliki peran yang esensial dalam pembentukan kecerdasan spiritual peserta didik. Salah satu upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik adalah dengan diadakannya program unggulan Fasholatan yang dapat meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat pemahaman dan pengalaman ajaran agama Islam dalam diri peserta didik. Khususnya dalam hal ibadah yaitu salat. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup penerapan strategi guru dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik kelas 2 dan 3 serta dampaknya bagi peserta didik kelas 2 dan 3 melalui program unggulan Fasholatan di MI Salafiyah Tegalrejo Pekalongan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembentukan kecerdasan spiritual melalui program unggulan Fasholatan dan untuk mengetahui dampak bagi peserta didik kelas 2 dan 3 di MI Salafiyah Tegalrejo Pekalongan Barat. Penelitian ini merupakan peneitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru pengampu program unggulan Faholatan, dan peserta didik kelas 2 dan 3 di MI Salafiyah Tegalrejo Pekalongan Barat. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi secara langsung, wawancara dan dokumnetasi. Analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik kelas 2 dan 3 melalui program unggulan Fasholatan di MI Salafiyah Tegalrejo Pekalongan Barat telah berjalan secara efektif dan memberikan dampak positif yang nyata. Hal ini dapat terlihat dari perubahan perilaku peserta didik. Seperti meningkatnya kedisiplinan, kemandirian, ketenangan, serta semangat dalam beribadah baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Strategi yang diterapkan mencakup: 1) Aspek perencanaan, strategi dilakukan dengan matang dan sistematis. 2) Aspek pelaksanaan, strategi mencakup pembiasaan awal, praktik salat berjamaah, pembacaan doa harian, serta penguatan karakter religius. 3) Aspek evaluasi, strategi dilakukan secara berkala menggunakan lembar kendali salat sebagai alat monitoring perkembangan peserta didik.
| 25SK2523076.00 | SK PGMI 25.076 IMR s | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain