SKRIPSI PGMI
Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Audiovisual Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPS Kelas V SDN 1 Batur Banjarnegara
Media pembelajaran dalam suatu proses pembelajaran sangat diperlukan untuk menumbuhkan motivasi belajar pada peserta didik serta membantu dalam memahami materi yang disampaikan, salah satunya pada pembelajaran IPS. Namun, observasi awal di SDN 1 Batur Banjarnegara menunjukkan bahwa guru kurang memanfaatkan media pembelajaran pada pembelajaran IPS serta rendahnya motivasi belajar pada peserta didik. Hal tersebut mengakibatkan peserta didik cepat bosan saat pembelajaran, kurang semangat dalam mengikuti pelajaran, sulit memahami materi pelajaran yang diberikan guru. Untuk mengatasi hal ini, diterapkannya media pembelajaran audiovisual yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas V pada pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis adakah pengaruh penerapan media pembelajaran audiovisual terhadap motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran IPS kelas V SDN 1 Batur Banjarnegara. Beberapa studi menunjukkan bahwa media pembelajaran audiovisual membantu untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Ex-post facto. Metode ini digunakan untuk menganalisis sebab dan akibat dari suatu variabel apakah ada hubungan antara variabel media pembelajaran audiovisual terhadap motivasi belajar peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji instrumen angket, uji prasyarat, serta uji hipotesis. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan media pembelajaran audiovisual pada pembelajaran IPS yang dilakukan guru sudah cukup baik dengan diperoleh skor rata-rata angket peserta didik yaitu 63,13 dalam kategori sedang, artinya dengan penerapan media audiovisual peserta didik dapat membantu dalam memudahkan memahani materi serta menjadikan pembelajaran lebih efektif. (2) motivasi belajar peserta didik menunjukkan rata-rata skor yang diperoleh yaitu 65,03 yang masuk kedalam kategori sedang, artinya dengan menggunakan media pembelajaran audiovisual dapat membuat peserta didik lebih tertarik dalam mengikuti pembelajaran. (3) hasil hipotesis analisis linear sederhana menunjukkan penerapan media pembelajaran audiovisual berpengaruh signifikansi terhadap motivasi belajar peserta didik dibuktikan dengan nilai signifikan 0,003< 0,05. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Persamaan regresi diperoleh Y= 44.069 + 0,332X, artinya bahwa setiap peningkatan 1% dalam penerapan media pembelajaran audiovisual meningkatkan motivasi belajar peserta didik sebesar 0,332. Nilai R Square 0,272 menujukkan pengaruh sebesar 27,2%, dengan korelasi sedang R= 0,522.
| 25SK2523060.00 | SK PGMI 25.060 LIN p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain