SKRIPSI PBS
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar (KURS), dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Indeks Harga Saham Syariah Di Jakarta Islamic Index Tahun 2020-2024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar (kurs), dan jumlah uang beredar terhadap pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) pada periode 2020 - 2024. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel inflasi memiliki t-hitung sebesar 2,862, yang lebih besar dari t-tabel 2,003, dengan p-value 0,006. Hal ini mengindikasikan bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap JII, sehingga H1 diterima. Sebaliknya, variabel nilai tukar menunjukkan t-hitung 1,610, yang lebih kecil dari t-tabel 2,003, dengan p-value 0,113, sehingga H2 ditolak dan menyimpulkan bahwa nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap JII. Untuk variabel jumlah uang beredar, diperoleh t-hitung 7,377, yang juga lebih besar dari t-tabel 2,003, dengan p-value 0,001, sehingga H3 diterima dan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap JII. Uji-f menunjukkan nilai f-hitung sebesar 53,259 dengan signifikansi 0,000, yang lebih besar dari f-tabel 2,77. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara simultan, inflasi, nilai tukar, dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap Jakarta Islamic Index (JII). Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemangku kepentingan dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan indeks saham syariah di Indonesia.
| 25SK2542074.00 | SK PBS 25.074 MUH p | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain