SKRIPSI PBS
Analisis Strategi Digital Marketing Produk Samudera ( Simpanan Mudharabah Bahtera) di KSPPS BMT Bahtera Pekalongan
Permasalahan pada penelitian ini bahwa adanya sistem ekonomi global masih banyak menggunakan bunga (riba), yang menyebabkan kesenjangan ekonomi semakin lebar. Di Indonesia, sistem ini membuat orang kaya makin kaya, sementara masyarakat kecil makin miskin. Sebagai solusinya, ekonomi Islam menawarkan sistem bagi hasil tanpa riba, seperti simpanan mudharabah bahtera. KSPPS BMT Bahtera Pekalongan menghadirkan produk simpanan samudara sebagai bentuk penerapan akad mudharabah. Namun, agar produk ini dikenal luas, perlu strategi digital marketing yang tepat. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh KSPPS BMT Bahtera Pekalongan dalam mempromosikan produk simpanan samudera serta tantangan yang mungkin muncul dan cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui strategi digital marketing produk simpanan samudera di KSPPS BMT Bahtera Pekalongan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan karyawan pengelola sosial media, karyawan simpanan atau staf funding dan dua puluh anggota yang menggunakan produk simpanan samudera, serta observasi dan dokumentasi. Pendekatan ini dipilih untuk menggali strategi, efektivitas, dan respon anggota secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Bahtera telah memanfaatkan media digital seperti Instagram, Facebook, Website, dan WhatsApp dalam menyampaikan informasi produk. WhatsApp menjadi media paling efektif karena memungkinkan komunikasi langsung dengan anggota. Namun, strategi yang dijalankan belum secara khusus difokuskan pada produk Simpanan Samudera, dan konten promosi masih bersifat umum serta belum optimal dari segi frekuensi dan fitur digital seperti iklan berbayar dan SEO. Tantangan yang dihadapi dihadapi antara lain keterbatasan SDM, kurangnya variasi konten, dan keterbatasan akses digital sebagian anggota. BMT Bahtera telah melakukan beberapa Upaya seperti konten edukatif, penggunaan whatsapp, dan rencana kolaborasi dengan influencer menjadi langkah untuk mengatasi tantangan tersebut. Walaupun masih ada beberapa anggota yang belum mengetahui akun media sosial BMT Bahtera serta keterbatasan smartphone maka BMT perlu meningkatkan strategi digital untuk menjangkau lebih banyak kalangan.
| 25SK254210700 | SK PBS 25.107 NUN a | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain