SKRIPSI PIAUD
Kegiatan Ektrakulikuler Mewarnai Dalam Mengembangkan Keterampilan Seni Rupa Pada Anak Usia Dini di RA Muslimat NU Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan
Keterampilan seni rupa pada anak usia dini adalah kemampuan anak dalam mengekspresikan diri, ide, dan perasaannya melalui berbagai media visual seperti menggambar, mewarnai, melukis, membentuk (misalnya dari plastisin atau tanah liat), dan kolase. Keterampilan ini mencakup aspek motorik halus, kreativitas, imajinasi, serta kemampuan mengenali warna, bentuk, garis, dan tekstur. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana Kegiatan Ekstrakurikuler Mewarnai Sebagai Media Keterampilan Seni Rupa Pada Anak Usia Dini Di RA Muslimat NU Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan ? 2) Apa Saja Faktor Pendukung Dan Faktor Penghambat Kegiatan Ekstrakurikuler Mewarnai Sebagai Media Keterampilan Seni Rupa Pada Anak Usia Dini Di RA Muslimat NU Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan?. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk analisis kegiatan ekstrakurikuler mewarnai sebagai media keterampilan seni rupa pada anak usia dini di ra muslimat nu semut kecamatan wonokerto kabupaten pekalongan 2) Untuk analisis faktor pendukung dan faktor penghambat kegiatan ekstrakurikuler mewarnai sebagai media keterampilan seni rupa pada anak usia dini di ra muslimat nu semut kecamatan wonokerto kabupaten pekalongan. Data yang diperoleh dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif dari Mireles dan Huberman, yang mencakup empat langkah dalam proses analisis data. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kegiatan ekstrakurikuler mewarnai dirancang secara terstruktur melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik halus, kreativitas, serta pemahaman seni rupa anak melalui pengenalan unsur warna, garis, dan bentuk. 2) Faktor pendukung kegiatan meliputi ketersediaan sarana prasarana yang memadai, dukungan sekolah dan orang tua, serta keterlibatan guru khusus. Adapun faktor penghambat utamanya adalah kurangnya fokus anak dan keterbatasan waktu. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung perkembangan bakat dan minat seni rupa anak sejak dini.
| 25SK2524059.00 | SK PIAUD 25.059 ARI k | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain