SKRIPSI PIAUD
Implementasi Metode Bercerita Dalam Menstimulasi Kemampuan Menyimak Pada Anak Usia Dini di TK Muslimat NU Babalanlor Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan
Metode bercerita memiliki banyak manfaat karena dapat menarik perhatian anak, menumbuhkan kreativitas, dan meningkatkan pemahaman dan menginterpretasikan informasi yang didengarnya. Kemampuan menyimak anak harus dilatih sejak dini karena merupakan komponen penting untuk memenuhi kebutuhan imajinasi anak tentang berbagai ide yang selalu muncul di pikiran mereka. Namun, masih rendahnya kemampuan menyimak anak yang ditunjukkan oleh kurangnya perhatian anak saat guru bercerita, seringnya ketidakmampuan anak untuk mengingat cerita, dan sedikit respons verbal yang diberikan anak setelah kegiatan menyimak. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka tujuan penelitian yaitu sebagai berikut: Untuk mendeskripsikan implementasi metode bercerita dalam menstimulasi kemampuan menyimak pada anak usai dini di TK Muslimat NU Babalanlor dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi metode bercerita dalam menstimulasi kemampuan menyimak pada anak usai dini di TK Muslimat NU Babalanlor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi metode bercerita dalam menstimulasi kemampuan menyimak pada anak usai dini dengan menggunakan teknik fokus penelitian, data dan sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, triangulasi waktu, teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode bercerita digunakan yaitu pemilihan tema cerita, guru menentukan waktu cerita, pemilihan alat peraga, dan penyampaian cerita. Indikator dalam menstimulasi kemampuan menyimak yaitu anak mampu menceritakan kembali informasi yang didengar dengan urutan yang jelas, menerapkan aturan dalam kegiatan belajar, mengutamakan perhatian dalam mengikuti kegiatan belajar, dan memahami dengan baik saat guru membacakan cerita. Faktor pendukungnya yaitu dukungan dari kepala sekolah, kemampuan guru dalam menyampaikan materi, dan minat belajar anak. Faktor penghambat dalam menstimulasi kemampuan menyimak pada anak adalah kurangnya fasilitas yang memadai.
| 25SK2524016.00 | SK PIAUD 25.016 NIS i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain