SKRIPSI HES
Pembatalan Akad Dalam Jual Beli Motor Dengan Sistem Indent Perspektif Hukum Islam (Studi Di Showroom Sepeda Motor Di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang)
Tujuan penelitian ini harus mengetahui analisis hukum islam terhadap pembatalan akad dalam jual beli motor dengan sistem indent serta untuk mengetahui akibat hukum yang ditimbulkan bagi para pihak, khususnya berkaitan dengan hak atas uang muka. Jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya mliputi dokumentasi, wawancara dan observasi.Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan data skunder berupa literatur dan teori-teori yang terkait dalam pembahasan, data dianalisis dengan metode menurut Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data , penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu jika pembeli sudah membayar uang muka, harus dikembalikan sepenuhnya dan jika pembatalan bukan karena kesalahan pembeli tanpa alasan syar’i, maka diperbolehkan adanya potongan tertentu sebagai kompensasi biaya yang sudah dikeluarkan, dengan syarat telah disepakati sebelumnya. Akibat hukum yang timbul apabila pihak pembeli dan penjual tidak melaksankan akad yang telah disepakasti adalah batalnya perjanjian tersebut. Upaya penyelesaian sengketa antara kedua belah pihak dilakukan melalui mekanisme perdamaian yang dilandasi oleh asas kerelaan serta kesepakatan bersama, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.
| 25SK2512033.00 | SK HES 25.033 FIT p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain