SKRIPSI HES
Kesadaran Hukum Produsen Pakaian Terhadap Pendaftaran Merek Di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesadaran hukum produsen pakaian di Buaran terhadap pendaftaran merek dan akibat hukumnya bagi yang belum mendaftarkan. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan sumber data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan beberapa produsen pakaian di Kecamatan Buaran, sedangkan data sekunder berupa informasi lain untuk melengkapi data primer berupa analisis penelitian terdahulu, buku, artikel ilmiah maupun sumber lainnya. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu analisis melalui pengklasifikasian dan pemilihan data berdasarkan keakuratan dan kualitasnya untuk mengetahui kesadaran hukum prodesn pakaian terhadap pendaftaran merek di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar produsen mengetahui pentingnya merek sebagai identitas produk, namun tidak memiliki pemahaman yang mendalam mengenai regulasi dan prosedur pendaftarannya. Hambatan utama yang menyebabkan rendahnya tingkat kesadaran hukum adalah kurangnya pengetahuan, anggapan biaya pendaftaran yang tinggi, proses yang rumit dan memakan waktu, persepsi bahwa merek tidak penting, dan keterbatasan infomasi. Akibat hukum dari tidak mendaftarkan merek meliputi risiko penggunaan merek oleh pihak lain tanpa izin serta kesulitan dalam mendapatkan perlindungan hukum jika terjadi sengketa.
| 25SK2512026.00 | SK HES 25.026 IRV k | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain