SKRIPSI PAI
Implementasi Peran Asatid Dalam Membentuk karakter Islami Santri Di Tpq Fathuzzahroh Ds. Karangasem, Kec. Talun, Kab. Pekalongan
Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan pesantren. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan media sosial seperti WhatsApp, Telegram, dan YouTube sebagai sarana mengaji kitab kuning Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pemahaman santri dan mengidentifikasi peran asatidz, pengelola dan pengurus dalam meningkatkan pemahaman terhadap santri di Tpq Fatkhuzzahroh Desa Karangasem Kec,talun Kab.Pekalongan. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan, dokumentasi. Subjek penelitian yaitu santri,asatidz,dan pengelola. Data penelitian dianalisis dengan teknik model Miles & Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Pembentukan karakter Islami pada santri merupakan aspek fundamental dalam pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Peran asatidz (pengajar) sangat menentukan dalam proses internalisasi nilai-nilai keislaman yang mencakup akhlak, ibadah, serta kedisiplinan santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi peran asatidz dalam membentuk karakter Islami santri di TPQ, meliputi metode pengajaran, keteladanan, serta pendekatan interpersonal yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asatidz memiliki peran strategis melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, pemberian contoh perilaku Islami dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun kedekatan emosional dengan santri untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu belajar, latar belakang santri yang beragam, serta belum meratanya kompetensi pedagogik asatidz. Meskipun demikian, peran aktif dan konsistensi asatidz terbukti efektif dalam membentuk karakter Islami santri secara bertahap. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan rutin bagi asatidz serta peningkatan dukungan dari pihak lembaga dan orang tua santri untuk memperkuat proses pembentukan karakter secara berkelanjutan.
| 25SK2521256.00 | SK PAI 25.256 NUR i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain