SKRIPSI PAI
Analisis Kesulitan Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Program Wajib Mondok di SMP Islam Dhiyaul Fatihin Kota Pekalongan
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran penting dalam pembentukan karakter dan keimanan siswa. Konteks pendidikan pesantren di SMP Islam Dhiyaul Fatihin Kota Pekalongan, melalui program wajib mondok, menghadirkan tuntutan akademik dan aktivitas keagamaan yang intens. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan belajar PAI pada siswa program mondok. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek 1 kepala sekolah, 1 guru PAI, dan 8 siswa perwakilan kelas 7,8 dan 9. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan beberapa aspek kesulitan belajar. Secara kognitif, siswa mengalami kesulitan memahami konsep abstrak dan mengingat materi PAI. Secara linguistik, kendala muncul dalam memahami istilah-istilah Arab dan teks-teks keagamaan. Secara afektif, ditemukan motivasi belajar yang rendah, rasa jenuh, dan kelelahan siswa. Faktor internal meliputi kondisi psikologis yang tidak stabil dan kelelahan fisik karena rutinitas mondok. Faktor eksternal mencakup jadwal mondok yang padat, metode pengajaran kurang variatif, dan lingkungan belajar yang terbatas. Dampaknya, terlihat penurunan nilai akademik PAI, berkurangnya interaksi sosial positif, dan penurunan kedisiplinan siswa. Kesimpulannya, kesulitan belajar PAI siswa mondok bersifat multifaktorial. Implikasinya, guru, pihak sekolah, dan pengelola pondok perlu merancang strategi pembelajaran adaptif serta memperhatikan aspek psikososial siswa.
| 25SK2521232.00 | SK PAI 25.232 SUL a | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain