SKRIPSI PAI
Peran Guru PAI Dalam Mewujudkan Karakter Religius Siswa di MTS Syarif Hidayah Doro Pekalongan
Peran guru guna memberikan pemahaman dan penerapan belajar terhadap peserta didik merupakan sebuah langkah yang urgen dalam bentuk implementasi nyata dari perencanaan-perencanaan didalam sebuah pendidikan, peran dan kualitas guru mampu mengukur sejauh mana kemampuan peserta didik menangkap, mendeskripsikan serta mempraktikkan pendidikan yang ada sebagai dampak dari pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dimana dalam penelitian ini yang menjadi perhatian dalam penelitian adalah bagaimana peran guru pendidikan agama islam dalam mewujudkan karakter religius siswa di Mts Syarif Hidayah Doro Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan metode hafalan Al-Qur’an guna mewujudkan karakter religius siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Syarif Hidayah Doro Pekalongan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penanaman nilai-nilai agama sejak dini dan observasi awal terhadap implementasi metode hafalan Al-Qur'an di MTs Syarif Hidayah yang dinilai berpotensi membentuk karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran, dan studi dokumentasi terkait kurikulum serta kebijakan sekolah. Subjek penelitian melibatkan guru PAI mata pelajaran Akidah Akhlak dan siswa MTs Syarif Hidayah Doro Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam menerapkan metode hafalan Al-Qur’an. Peran tersebut mencakup (1) sebagai fasilitator, membantu siswa memahami makna ayat dan teknik hafalan; (2) sebagai motivator, membangkitkan semangat dan komitmen siswa dalam menghafal; (3) sebagai teladan, menunjukkan perilaku religius yang konsisten; dan (4) sebagai evaluator, memantau dan memberikan umpan balik terhadap perkembangan hafalan serta perubahan karakter siswa. Implementasi metode hafalan Al-Qur’an terbukti berkontribusi positif dalam pembentukan karakter religius siswa, seperti peningkatan disiplin beribadah, kejujuran, toleransi, empati, dan akhlak mulia lainnya, yang tercermin dalam aktivitas sehari-hari di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan terus mendukung dan mengembangkan inovasi dalam metode hafalan Al-Qur’an sebagai strategi efektif dalam pembentukan karakter religius siswa.
| 25SK2521223.00 | SK PAI 25.223 EVA p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain