SKRIPSI PAI
Peran Tokoh Masyarakat Dalam Menanamkan Sikap Moderasi Beragama Pada Remaja di Desa Rowolaku Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan
Moderasi beragama menjadi isu penting di Indonesia karena masyarakatnya menghadapi tantangan besar dalam menjaga harmoni dan toleransi di tengah keragaman agama, budaya, dan etnis terutama di kalangan remaja yang rentan terpengaruh arus ekstremisme dan intoleransi. Namun Remaja Desa Rowolaku sudah mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama, hal ini tampak dari sikap mereka yang mampu menerima budaya baru yang positif tanpa menghilangkan atau meninggalkan budaya lokal yang telah menjadi bagian dari identitas desa. Fenomena tersebut tidak luput dari Peran tokoh masyarakat yang berperan aktif sebagai Pembina dan pembimbing remaja melalui kegiatan diskusi, kegiatan sosial, serta kajian keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai moderasi secara bertahap dan berkelanjutan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Moderasi beragama di Desa rowolaku? (2) Bagaimana peran tokoh masyarakat dalam menanamkan sikap moderasi beragama pada remaja di Desa Rowolaku? (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanaman sikap moderasi beragama pada remaja? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Masyarakat desa Rowolaku sudah menanamkan sikap moderasi beragama yang dapat dilihat dari antusiasme Masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan . (2) Tokoh masyarakat berperan sebagai pembina, fasilitator, dan panutan dalam menanamkan sikap moderasi beragama pada remaja melalui berbagai kegiatan rutin, (3) Faktor pendukung utama adalah antusiasme remaja, dukungan masyarakat, dan keberadaan organisasi lokaldan Faktor penghambat meliputi perbedaan pandangan antar tokoh masyarakat, pengaruh media sosial, dan karakter labil remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran aktif tokoh masyarakat sangat berpengaruh dalam membentuk remaja yang toleran, seimbang, dan berwawasan kebangsaan.
| 25SK2521221.00 | SK PAI 25.221 NOV p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain