SKRIPSI HKI
Potret Keluarga Pasangan Pernikahan Dini Ditinjau Dari Konsep Keluarga Maslahah (Studi Di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan)
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kondisi dan mengidentifikasi hambatan keluarga dari pasangan pernikahan dini. Diharapkan dengan dilakukannya penelitian ini dapat menjadi suatu tambahan pengetahuan dan dapat memberikan panduan praktis berbasis bukti berupa upaya yang sudah dilakukan sehingga pemerintah dapat menyediakan bantuan layanan konseling yang meliputi, pernikahan, kesehatan, dan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis-empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara Sedangkan, teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pertama, kondisi pasangan pernikan dini di Kecamatan Petungkriyono dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Dalam kemaslahatan primer terutama akal dan harta, terdapat tiga pasangan yang pendidikannnya tidak sampai jenjang SMA. Selanjutnya, dalam hal tercukupinya kebutuhan sehari-hari terdapat satu pasangan masih kesulitan dalam mewujudkan hal tersebut. Kemudian, dalam hal kemaslahatan sekunder seperti rumah sesuai standar yang layak dan komunikasi pasangan. Terdapat, satu pasangan yang rumahya sudah terlalu banyak penghuni, sehingga menggangu privasi keluarga. Lalu, dalam kemampuan pasangan dalam memecahkan konflik secara sehat. Terdapat, tiga pasangan yang terkadang dalam kesehariannya berumah tangga masih ada cekcok beda argumentasi, kesalahpahaman komunikasi antar pasangan yang disebabkan salah satu ada yang berbicara tidak sesuai kenyataan yang ada, dan satu pasangan yang hanya suaminya mengalah ketika konflik terjadi. Terakhir, dalam hal kemaslahatan tersier yaitu pasangan yang memiliki pengaruh besar di masyarakat, dari lima pasangan hanya satu pasangan yang mencapai indikator tersebut. Kedua, hambatan yang dihadapi oleh pasangan pernikahan dini dalam mewujudkan keluarga maslahah yaitu, ekonomi, komunikasi, perbedaan pandangan, dan lokasi tempat tinggal.
| 25SK2511080.00 | SK HKI 25.080 ARI p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain