SKRIPSI HKI
Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Sebagai Guru Perspektif Islam Dan Feminist Legal Theory Di Desa Sidorejo
Penelitian ini mengkaji peran ganda ibu rumah tangga di Desa Sidorejo yang bekerja sebagai guru formal dan pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an, sekaligus mengelola tanggung jawab domestik. Keputusan mereka untuk bekerja di luar rumah dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, latar pendidikan, semangat pengabdian, serta dukungan pasangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi alasan mereka menjadi guru dan menganalisis peran gandanya dari perspektif hukum Islam dan Feminist Legal Theory. Jenis penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara terhadap empat pasangan suami istri yang dipilih secara purposive sampling. Data sekunder diperoleh melalui dokumentasi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga poin utama. Pertama, keputusan ibu rumah tangga untuk menjadi guru tidak semata-mata karena alasan ekonomi, melainkan juga sebagai bentuk aktualisasi diri, kemandirian, dan upaya meningkatkan kualitas hidup. Kedua, dalam perspektif hukum Islam, peran ganda ini diperbolehkan selama tanggung jawab utama sebagai istri dan ibu tetap terjaga dengan dukungan dan kerja sama keluarga. Ketiga, menurut Feminist Legal Theory, perempuan meskipun memiliki akses pendidikan dan pekerjaan, masih menghadapi ketimpangan gender dalam moralitas, fasilitas, peran domestik, dan kesempatan. Maka, reformasi kebijakan yang lebih inklusif dan dukungan struktural sangat diperlukan guna menciptakan kesetaraan substantif dan memberdayakan perempuan tanpa hambatan diskriminatif.
| 25SK2511066.00 | SK HKI 25.066 MUH p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain