Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tinjauan Maqasid Syari'ah Terhadap Pemberian Izin Poligami Di Sebabkan Istri Sakit (Studi Putusan Nomor 513/Pdt.G/2022/PA.Btg)

SKRIPSI HKI

Tinjauan Maqasid Syari'ah Terhadap Pemberian Izin Poligami Di Sebabkan Istri Sakit (Studi Putusan Nomor 513/Pdt.G/2022/PA.Btg)

Wahida Isfahani (1118135) - Nama Orang; Khafid Abadi, M.H.I. - Nama Orang;

skripsi ini ditunjukan untuk menjawab dua rumusan masalah , yaitu bagaimana pertimbangan hukum yang digunakan oleh Pengadilan Agama Batang dalam memberikan izin poligami disebabkan istri sakit pada Putusan Nomor 513/Pdt.G/2022/PA.Btg?, dam bagaimana tinjauan maqashid syari'ah terhadap pertimbangan izin poligami dalam kasus istri yang sakit berdasarkan Putusan PA Batang Nomor 513/Pdt.G/2022/PA.Btg? Penelitian ini merupakan penelitian yuridis-normatif menggunakan analisis putusan 513/Pdt.G/2022/PA.Btg sebagai studi utama, serta referensi hukum positif (UURI 1974, KHI), literatur maqāṣid, dan putusan sejenis. Teknik analisis bersifat kualitatif-deskriptif dengan model interaktif. Kemudian disusun secara sistematis untuk dianalisi mengunakan peraturan yang berlaku dengan pola pikir deduktif yakni mengunakan teori-teori secara umum sehingga nantinya dapat ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa Putusan 513/Pdt.G/2022/PA.Btg melalui pendekatan maqāṣid berhasil menyeimbangkan antara formalitas hukum dan kemaslahatan riil, khususnya dalam konteks penghormatan terhadap prinsip ḥifẓ al‑nasl, ḥifẓ al‑dīn, dan ḥifẓ al‑‘aql. Kendati demikian, hakim diharapkan menyusun petikan alasan yang lebih sistematis agar menjadi preseden jelas bagi kasus serupa. Pertimbangan hukum umum Majelis mengakui alasan sakit istri sebagai kondisi ketidakmampuan nyata menjalankan kewajiban (ḥajiyyah maqāṣid). Dokumen medis dan saksi dijadikan dasar pembuktian meski alasan ini tidak disebutkan secara eksplisit dalam undang-undang. Karena pelur dingat bahwa penyakit yang dialami termohon masih bisa disembuhkan dan bahkan suatu keadaan dharurat yang dapat dijadikan alasan berpoligami.


Ketersediaan
25SK2511064.00SK HKI 25.064 WAH tMy Library (Lantai 3, R. Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 25.064 WAH t
Penerbit
Pekalongan : Progam Studi S-1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2025
Deskripsi Fisik
xix, 96 hlm., 24 cm; Bibliografi: 88-91
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.315
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Poligami
Maqasid Syari\'ah
Istri Sakit
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Wahida Isfahani (1118135)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik