SKRIPSI HKI
Analisis Penundaan Pernikahan Akibat Tanggung Jawab Ekonomi Perspektif Maqashid Al-Syariah (Studi Kasus Di Desa Jrebeng Kembang Kecamatan Karangdadap)
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor penyebab penundaan pernikahan tersebut serta menganalisisnya dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu Hukum Keluarga Islam dan menjadi referensi bagi penelitian sejenis di masa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan teknik pemilihan informan secara purposive sampling. Lokasi penelitian berfokus pada masyarakat di Desa Jrebeng Kembang yang menunda pernikahan karena peran sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan pernikahan didorong oleh tanggung jawab ekonomi dan sosial, seperti membiayai kebutuhan keluarga. Penundaan ini memberikan dampak positif berupa kesiapan finansial, dapat merawat dan membantu orang tua, serta membiayai adik sekolah. Adapun dampak negatifnya seperti tekanaan sosial berupa rasa tertinggal dan stigma buruk. Namun dampak tersebut tidak terlalu signifikan dari pada dampak positifnya. Dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, penundaan ini merupakan bagian dari upaya menjaga harta (ḥifẓ al-māl), jiwa (ḥifẓ an-nafs), dan akal (ḥifẓ al-‘aql), yang tergolong dalam kategori ḍarūriyyāt dan ḥājiyyāt. Oleh karena itu, hukum penundaan pernikahan ini dapat dikategorikan sebagai mubah karena mengandung banyak kemaslahatan.
| 25SK2511063.00 | SK HKI 25.063 ITA a | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain