SKRIPSI HKI
Fenomena Nikah Muyassar Dalam Perspektif Maqashid Syariah Di Pekalongan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena tersebut dan menganalisisnya dari perspektif Maqashid Syariah (tujuan syariat Islam). Penelitian ini menggunakan jenis hukum empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data primer berasal dari hasil wawancara dengan para pasangan yang telah melaksanakan nikah muyassar di lingkungan Pekalongan. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari literatur terkait dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nikah Muyassar dilakukan untuk menghindari zina dan menjaga nasab, sejalan dengan tujuan pemeliharaan jiwa (hifẓ al-nafs) dan keturunan (hifẓ al-nasl) dalam Maqashid Syariah. Namun, implementasinya seringkali tidak sepenuhnya mencapai tujuan pernikahan ideal dalam Islam (sakinah, mawaddah, rahmah) karena kurangnya tanggung jawab penuh suami-istri, ketergantungan finansial pada orang tua, dan tantangan emosional serta sosial. Selain itu, pernikahan ini umumnya tidak tercatat secara hukum negara, yang menimbulkan implikasi negatif terhadap hak-hak istri dan anak, serta tidak memberikan kepastian hukum. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun Nikah Muyassar sah secara agama, praktiknya di Pekalongan masih dihadapkan pada berbagai tantangan yang menghambat terwujudnya kemaslahatan secara menyeluruh sebagaimana diamanatkan Maqashid Syariah. Rekomendasi meliputi peningkatan kesadaran akan pentingnya pencatatan pernikahan dan kesiapan pra-nikah.
| 25SK2511060.00 | SK HKI 25.060 QUT f | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain