Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pertimbangan Hakim Dalam Pengabulan Isbat Nikah Bagi Pasangan Di Bawah Umur (Studi Penetapan Nomor 0119/PDT.P/2018/PA.KJN)

SKRIPSI HKI

Pertimbangan Hakim Dalam Pengabulan Isbat Nikah Bagi Pasangan Di Bawah Umur (Studi Penetapan Nomor 0119/PDT.P/2018/PA.KJN)

Ade Apriyani (1120013) - Nama Orang; Abdul Aziz, M.Ag. - Nama Orang;

Pernikahan di bawah umur yang tidak tercatat secara resmi masih sering terjadi dan salah satu jalan hukum yang ditempuh pasangan untuk memperoleh pengakuan legal terhadap pernikahan adalah melalui permohonan isbat nikah ke Pengadilan Agama. Penelitian ini mengkaji secara mendalam pertimbangan hakim dalam mengabulkan isbat nikah terhadap pasangan di bawah umur dalam Penetapan Nomor 0119/Pdt.P/2018/PA.Kjn. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dasar yuridis dan non-yuridis hakim dalam mengambil keputusan serta menelaah sejauh mana pertimbangan tersebut mencerminkan prinsip keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-empiris dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan dokumen putusan, serta wawancara langsung dengan aparat pengadilan di Pengadilan Agama Kajen. Penelitian ini juga menerapkan empat pendekatan hukum, yaitu pendekatan perundang-undangan, analitis, kasus, dan studi kasus yudisial. Teknik analisis data menggunakan analisis isi untuk data normatif dan pendekatan triangulasi untuk data empiris agar diperoleh gambaran menyeluruh mengenai mekanisme putusan hakim dalam perkara isbat nikah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan aspek sosiologis dan kemaslahatan anak sebagai landasan utama dalam mengabulkan permohonan isbat nikah, meskipun usia pasangan belum memenuhi batas minimal yang ditentukan undang-undang. Putusan tersebut menunjukkan bahwa hakim menggunakan teori penemuan hukum dalam menghadapi kekosongan atau ketidaktepatan norma hukum yang ada, serta menerapkan prinsip keadilan substantif di atas kepastian hukum formal.


Ketersediaan
25SK2511053.00SK HKI 25.053 ADE pMy Library (Lantai 3, R. Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 25.053 ADE p
Penerbit
Pekalongan : Progam Studi S-1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2025
Deskripsi Fisik
xxii, 98 hlm., 24 cm; Bibliografi: 89-95
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
346.016
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Isbat Nikah
Pertimbangan Hakim
Pasangan Di Bawah Umur
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ade Apriyani (1120013)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik