SKRIPSI HKI
Kriteria Memilih Pasangan Hidup Perspektif Pandangan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Studi Komparatif Jamaah LDII Desa Podosari Dan Desa Kepatihan )
Menurut pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan adalah ikatan yang menyatukan pria dan wanita dalam hubungan lahir dan batin sebagai suami istri, dengan harapan membentuk keluarga yang penuh kasih, bahagia, dan langgeng, serta dilandasi oleh nilai-nilai spiritual dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pernikahan tidak terlepas dari kriteria memilih pasangan hidup atau kafaah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis apa saja kriteria memilih pasangan hidup dalam perspektif LDII dan menganalisis praktik dalam memilih pasangan hidup Jamaah LDII di Desa Podosari dan Desa Kepatihan. Penelitian ini mengkaji kriteria memilih pasangan hidup perspektif pandangan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dengan menggunakan kerangka teori kafaah dan teori pilihan rasional. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research), yang dilakukan di Desa Podosari dan Desa Kepatihan, Kabupaten Pekalongan. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDII menekankan kesamaan akidah, akhlak, dan latar belakang keluarga sebagai kriteria utama dalam memilih pasangan hidup. Namun dalam praktiknya, ditemukan variasi motif sosial seperti cinta, ekonomi, dan pertimbangan tradisi yang memengaruhi keputusan pernikahan. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria pemilihan pasangan dalam LDII bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh konteks sosial serta motivasi individual. Rasionalitas nilai mencerminkan bentuk tindakan sosial yang lahir dari ketulusan komitmen individu terhadap nilai-nilai yang dipandang mulia dan bermakna, seperti nilai keagamaan, etika, dan moralitas.
| 25SK2511050.00 | SK HKI 25.050 FAS k | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain