SKRIPSI HKI
Evektivitas Mediasi Dalam Mencegah Terjadinya Perceraian Di Pengadilan Agama Pekalongan
Perceraian di Pengadilan Agama Pekalongan masih menjadi persoalan besar yang berdampak pada banyak keluarga. Penyebab utama perceraian umumnya meliputi pertengkaran, masalah keuangan, dan salah satu pihak meninggalkan pasangannya. Mediasi, sebagai salah satu metode penyelesaian sengketa yang diatur oleh hukum, telah terbukti mampu membantu pasangan suami istri mencapai kesepakatan damai serta menghindari perceraian. Namun, tingginya jumlah kasus perceraian di Pengadilan Agama Pekalongan menunjukkan perlunya evaluasi terhadap efektivitas mediasi sebagai upaya pencegahan. Data menunjukkan akumulasi perkara perceraian yang cukup besar di wilayah eks Karesidenan Pekalongan, termasuk Pekalongan sendiri. Efektivitas mediasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemampuan mediator, sikap dan kesediaan para pihak untuk berdamai, serta dukungan dari sistem peradilan. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk meneliti sejauh mana efektivitas mediasi dalam menangani kasus perceraian di Pengadilan Agama Pekalongan.
| 25SK2511034.00 | SK HKI 25.034 ROB e | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain