Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Istri Sebagai Pencari Nafkah Dan Implikasinya Pada Keharmonisan Keluarga (Studi Pada Pedagang Perempuan Di Pasar Tradisional Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan)

SKRIPSI HKI

Istri Sebagai Pencari Nafkah Dan Implikasinya Pada Keharmonisan Keluarga (Studi Pada Pedagang Perempuan Di Pasar Tradisional Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan)

Dini Ayu Lestari (1121029) - Nama Orang; Uswatun Khasanah, M.S.I. - Nama Orang;

Alasan istri bekerja sebagai pencari nafkah adalah karena suatu keadaan yang memang mengharuskan mereka untuk turut berkontribusi mencari nafkah demi terpenuhinya kebutuhan keluarga. Seperti halnya faktor ekonomi akibat penghasilan suami yang kurang dapat mencukupi kebutuhan keluarga, penghasilan suami tidak tetap, masa depan anak-anak, dan keinginan istri untuk mandiri secara finansial. Peran istri sebagai pencari nafkah menurut Kompilasi Hukum Islam dan Ulama Kontemporer yaitu mayoritas memperbolehkan, namun mereka memiliki interpretasi masing-masing terkait diperbolehkannya istri bekerja mencari nafkah. Apabila dilihat melalui perspektif Feminist Legal Theory, keterlibatan perempuan dalam sektor ekonomi mencerminkan adanya perluasan peran, kesetaraan dan pengakuan atas hak-hak perempuan di ruang publik, tanpa mengesampingkan fungsi domestik dalam rumah tangga. Adapun implikasi adanya istri sebagai pencari nafkah pada keluarga pedagang perempuan di pasar tradisional Kecamatan Doro ditemukan dua keluarga berimplikasi pada keharmonisan keluarga, namun tiga keluarga tidak berimplikasi terhadap keharmonisan keluarga dua keluarga berimplikasi pada keharmonisan keluarga. Jadi peran ganda istri tidak selalu berdampak negatif terhadap keharmonisan rumah tangga, selama komunikasi berjalan baik, pembagian peran dilakukan secara seimbang, dan terdapat kesalingan antara suami dan istri dalam melaksanakan tanggung jawab keluarga. karena keharmonisan perlu diupayakan dan didukung oleh semua anggota keluarga yang terlibat.


Ketersediaan
25SK2511033.00SK HKI 25.033 DIN iMy Library (Lantai 3, R. Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 25.033 DIN i
Penerbit
Pekalongan : Progam Studi S-1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2025
Deskripsi Fisik
xxii, 130 hlm., 24 cm; Bibliografi: 114-117
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.36
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Istri
Keharmonisan Keluarga
Pencari Nafkah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Dini Ayu Lestari (1121029)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik