Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Alasan Sangat Mendesak Sebagai Syarat Dispensasi Perkawinan (Studi Penafsiran Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Pemalang Dalam Mengabulkan Putusan Dispensasi Kawin)

SKRIPSI HKI

Alasan Sangat Mendesak Sebagai Syarat Dispensasi Perkawinan (Studi Penafsiran Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Pemalang Dalam Mengabulkan Putusan Dispensasi Kawin)

Nindya Azmi (1121059) - Nama Orang; Ayon Diniyanto, M.H. - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana hakim menafsirkan “alasan sangat mendesak” dalam putusan dispensasi kawin serta menilai akibat hukum yang timbul ketika permohonan dikabulkan tanpa alasan yang benar-benar mendesak. Metode penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang, konseptual, dan studi kasus. Data dianalisis secara preskriptif dan deduktif berdasarkan dokumen hukum serta wawancara dengan hakim Pengadilan Agama Pemalang sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para hakim menggunakan pendekatan penafsiran yang beragam, mulai dari gramatikal hingga sosiologis, namun belum sepenuhnya mengacu pada parameter objektif yang ditentukan oleh undang-undang. Alasan yang bersifat emosional seperti “saling mencintai” atau “takut melanggar norma agama” masih kerap dijadikan dasar untuk mengabulkan permohonan, meskipun tidak memenuhi unsur kedaruratan sebagaimana dimaksud dalam regulasi. Hal ini berimplikasi pada pelemahan perlindungan hukum terhadap anak, inkonsistensi putusan antar perkara serupa, dan berpotensi membuka celah bagi praktik normalisasi perkawinan usia dini. Selain itu, kondisi ini menciptakan ketidakpastian hukum dan melemahkan daya tekan undang-undang yang sebenarnya dirancang untuk menekan angka pernikahan anak di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan pedoman penafsiran yang lebih ketat, objektif, dan selaras dengan prinsip perlindungan anak sebagai bagian dari kepastian hukum dan keadilan substantif.


Ketersediaan
25SK2511031.00SK HKI 25.031 NIN aMy Library (Lantai 3, R. Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 25.031 NIN a
Penerbit
Pekalongan : Progam Studi S-1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2025
Deskripsi Fisik
xxiv, 134 hlm., 24 cm; Bibliografi: 105-109
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
346. 016
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Syarat
Dispensasi Perkawinan
Alasan Sangat Mendesak
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nindya Azmi (1121059)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • E-Theses
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik