SKRIPSI PAI
Pembentukan Karakter Religius Pada Siswa Melalui Metode Pembiasaan Kegiatan Shalat Dhuha Berjamaah di SMK Ma'arif NU Doro Kabupaten Pekalongan
Sebagai lembaga formal pendidikan karakter sangat diperlukan, khususnya pendidikan karakter religius. Di masyarakat kualitas pendidikan karakter religius saat ini mengalami penurunan, yang terlihat dari peningkatan kasus kekerasan, pornografi, tawuran, dan masalah sosial lainnya21. Penelitian ini mengkaji tentang pembentukan karakter religius pada siswa melalui metode pembiasaan shalat Dhuha berjamaah di SMK Ma'arif NU Doro, Pekalongan. Penelitian ini memiliki rumusan masalah diantaranya yaitu, bagaimana pelaksanaan pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, bagaimana implikasi dari pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, dan bagaimana persepsi siswa terhadap pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, bagaimana implikasi dari pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, dan bagaimana persepsi siswa terhadap pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pendekatan deskriptif ini berfokus pada proses dalam menggambarkan dan menganalisis pembentukan karakter religius pada siswa secara lebih mendalam. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan. Untuk teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data untuk penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian telah menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha berjamaah telah dilaksanakan secara rutin di SMK Ma’arif NU Doro. Pembiasaan shalat dhuha pada siswa di SMK Ma’arif NU Doro sangat berimplikasi pada pembentukan karaker religius karena dengan adanya pembiasaan ini, siswa menjadi lebih terbiasa dalam menjalankan ibadah, lebih disiplin dalam kehidupan seharihari, serta memiliki hubungan sosial yang lebih baik. Selain itu, Siswa memiliki pandangan positif terhadap pembiasaan shalat Dhuha berjamaah. Mereka tidak hanya merasakan manfaat spiritual, tetapi juga mendapatkan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti meningkatnya disiplin, ketenangan batin, dan semangat dalam belajar. Sebagai lembaga formal pendidikan karakter sangat diperlukan, khususnya pendidikan karakter religius. Di masyarakat kualitas pendidikan karakter religius saat ini mengalami penurunan, yang terlihat dari peningkatan kasus kekerasan, pornografi, tawuran, dan masalah sosial lainnya21. Penelitian ini mengkaji tentang pembentukan karakter religius pada siswa melalui metode pembiasaan shalat Dhuha berjamaah di SMK Ma'arif NU Doro, Pekalongan. Penelitian ini memiliki rumusan masalah diantaranya yaitu, bagaimana pelaksanaan pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, bagaimana implikasi dari pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, dan bagaimana persepsi siswa terhadap pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, bagaimana implikasi dari pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah, dan bagaimana persepsi siswa terhadap pembiasaan kegiatan shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU Doro Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pendekatan deskriptif ini berfokus pada proses dalam menggambarkan dan menganalisis pembentukan karakter religius pada siswa secara lebih mendalam. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan. Untuk teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data untuk penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian telah menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha berjamaah telah dilaksanakan secara rutin di SMK Ma’arif NU Doro. Pembiasaan shalat dhuha pada siswa di SMK Ma’arif NU Doro sangat berimplikasi pada pembentukan karaker religius karena dengan adanya pembiasaan ini, siswa menjadi lebih terbiasa dalam menjalankan ibadah, lebih disiplin dalam kehidupan seharihari, serta memiliki hubungan sosial yang lebih baik. Selain itu, Siswa memiliki pandangan positif terhadap pembiasaan shalat Dhuha berjamaah. Mereka tidak hanya merasakan manfaat spiritual, tetapi juga mendapatkan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti meningkatnya disiplin, ketenangan batin, dan semangat dalam belajar.
| 25SK2521191.00 | SK PAI 25.191 VER p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain