SKRIPSI PAI
Implementasi Metode Syawir Dalam Meningkatkan Keaktifan Santri Pada Pembelajaran Kitab Fathul Qarib di Pondok Pesantren Padang Ati Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan
Banyaknya metode pembelajaran yang beragam seperti sorogan, bandongan, halaqoh, hafalan, syawir dan lain-lain membuat pendidikan non formal seperti pesantren menjadi kurang konsisten dalam menerapkan salah satu metode pembelajaran. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap metode pada pembelajaran Kitab Fathul Qarib. Salah satu metode yang menjadi fokus adalah metode syawir yang digunakan di Pondok Pesantren Padang Ati Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi metode syawir dalam meningkatkan keaktifan santri pada pembelajaran Kitab Fathul Qarib di Pondok Pesantren Padang Ati Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi metode syawir dalam meningkatkan keaktifan santri pada pembelajaran Kitab Fathul Qarib di Pondok Pesantren Padang Ati Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan penerapan metode syawir dalam meningkatkan keaktifan santri pada pembelajaran Kitab Fathul Qarib di Pondok Pesantren Padang Ati Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat diketahui bahwa implemetasi metode syawir yang dilakukan di Pondok Pesantren Padang Ati Simbang Kulon Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan dalam pembelajaran Kitab Fathul Qarib yaitu terdiri dari perencanaan yang meliputi pembentukan kelompok, durasi waktu diskusi, perumusan masalah dan membentuk anggota kelompok sesuai dengan kemampuan. Kedua, pelaksanaan yang dilakukan meliputi pembagian tugas kelompok, mengajak anggota untuk aktif, mencatat gagasan penting, menghargai pendapat orang lain dan menciptakan suasana diskusi yang menyenangkan. Ketiga, evaluasi meliputi berdiskusi kembali kesimpulan dan penilaian terkait perkembangan santri.
| 25SK2521190.00 | SK PAI 25.190 ARS i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain