SKRIPSI PAI
Peran IPNU Dan IPPNU Dalam Menanamkan Sikap Kebhinekaan Global Di Desa Tengenwetan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dalam menanamkan sikap kebhinekaan global di Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, serta mengidentifikasi hambatan dan solusi yang diterapkan dalam proses tersebut. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kekhawatiran terhadap semakin tergerusnya nilai-nilai kebhinekaan akibat perbedaan latar belakang pendidikan dan fisik yang sering menimbulkan praktik diskriminasi, termasuk perundungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPNU dan IPPNU memiliki peran yang signifikan dalam menanamkan sikap kebhinekaan global di Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Organisasi memiliki berbagai macam program kerja dan kegiatan keagamaan seperti: rutinan berzanji, ngaji kitab, ziarah kubur, tahlilan, tadarusan, PHBI yang bertujuan untuk menanamkan nilai kebhinekaan global melalui pendidikan agama dalam diri pelajar. Kemudian ada juga program kerja kaderisasi seperti: MAKESTA, BINARI, TURBA yang di dalamnya terdapat materi-materi ke-Indonesiaan sehingga dapat menumbuhkan sikap toleran, dan anti diskrimasi pada pelajar. Selanjutnya, IPNU dan IPPNU Desa Tengengwetan juga melaksanakan kegiatan sosial dengan berbaur kepada masyarakat Desa Tengengwetan seperti: bakti sosial, berbagi takjil, berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh pemerintah Desa Tengengwetan, hal ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap empati yang mana sikap tersebut merupakan dimensi dari kebhinekaan global. Selain itu, dari beragam kegiatan tersebut secara tidak langsung terdapat nilai ukhuwah Islamiyah yang mampu mengajarkan interaksi terhadap sesama. Kesimpulannya, dengan adanya program kerja dan kegiatan religius, moral, sosial, dan budaya dapat menjadi perantara IPNU dan IPPNU Desa Tengengwetan dalam menanamkan sikap kebhinekaan global di Desa Tengengwetan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan anggota IPNU dan IPPNU sebelum dan sesudah bergabung dengan IPNU dan IPPNU Desa Tengengwetan, dimana sebelumnya mereka memiliki sikap individualisme, tidak peduli dengan orang lain, terkadang memandang perbedaan sebagai bahan untuk melakukan diskriminasi. Namun, setelah bergabung dengan IPNU dan IPPNU Desa Tengengwetan, pelajar lebih menghargai adanya perbedaan antar sesama, ditandai dengan bisa menerima pendapat teman yang berbeda, tidak saling membully dengan teman meskipun berasal dari beraneka ragam latar belakang yang berbeda, mereka juga bisa menempatkan bercanda sesuai dengan porsinya.
| 25SK2521180.00 | SK PAI 25.180 NOV p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain