SKRIPSI HTN
Analisis Kewenangan Bawaslu Dalam Menangani Pelanggaran Pemilu Di Kota Pekalongan Prespektif Fiqh As-Siyasah
Pemilihan umum merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Namun, dalam praktiknya, pelanggaran pemilu kerap terjadi dan berpotensi mencederai asas keadilan serta kejujuran dalam proses demokrasi. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) hadir sebagai lembaga yang berwenang dalam melakukan pengawasan serta penindakan atas pelanggaran pemilu. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana kewenangan Bawaslu dalam menangani pelanggaran pemilu ditinjau dari perspektif fiqh siyasah dan faktor apa saja yang menghambat Bawaslu dalam menangani pelanggaran pemilu di Kota Pekalongan. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan kontribusi keilmuan dalam bidang hukum tata negara dan hukum Islam serta memberikan manfaat praktis bagi lembaga pengawas pemilu dalam meningkatkan kinerjanya.
| 25SK2513073.00 | SK HTN 25.073 NOK a | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain