SKRIPSI AKSYA
Transformasi Sistem Pengawasan Internal Dalam Pencapaian Good University Governace Sebelum Dan Sesudah Penerapan PPK-BLU (Studi Kasus Pada UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan)
Transformasi kelembagaan perguruan tinggi ke dalam status Badan Layanan Umum (BLU) membawa implikasi penting terhadap sistem tata kelola dan pengawasan keuangan. Perubahan ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran, namun juga menuntut penguatan sistem pengawasan internal yang efektif dan akuntabel. Satuan Pengawas Internal (SPI) memiliki peran strategis dalam memastikan tercapainya prinsip-prinsip Good University Governance (GUG), terutama dalam konteks transisi kelembagaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran SPI sebelum dan sesudah penerapan PPK-BLU di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dengan menggunakan indikator independensi, kemampuan profesional, lingkup kerja audit internal, pelaksanaan pemeriksaan, dan manajemen audit internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi terhadap SPI, bagian keuangan, serta mahasiswa. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Stewardship, yang menempatkan SPI sebagai aktor yang bertindak atas dasar tanggung jawab, integritas, dan orientasi terhadap kepentingan institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan BLU, peran SPI mengalami peningkatan dari segi kewenangan, cakupan kerja, dan kontribusi terhadap pencapaian prinsip GUG, khususnya transparansi dan akuntabilitas. SPI tidak lagi hanya berfungsi sebagai unit administratif pengawasan, tetapi telah berkembang menjadi mitra strategis yang proaktif dalam menilai risiko, mendorong efisiensi anggaran, dan mengawal akuntabilitas keuangan. Temuan ini sejalan dengan asumsi dasar Teori Stewardship, bahwa pengelola organisasi dapat dipercaya untuk bertindak demi kepentingan institusi, bukan semata-mata kepentingan individu. Dengan demikian, transformasi kelembagaan mendorong terwujudnya tata kelola universitas yang lebih profesional, partisipatif, dan berintegritas.
| 25SK2543086.00 | SK AKSYA 25.086 MUH t | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain