SKRIPSI PAI
Internalisasi Materi Pendidikan Seksual Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Kurikulum Merdeka: Studi Kasus SMA Negeri 1 Petarukan
Pendidikan seksual masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat, padahal marak terjadi kasus kekerasan seksual di Indonesia lantaran kurangnya pendidikan seksual yang diterima anak, sehingga mereka mencari informasi sendiri yang belum tentu valid. Peneliti tertarik untuk membahas internalisasi materi pendidikan seksual pada pembelajaran PAI dalam kurikulum Merdeka karena PAI bertujuan untuk menyempurnakan akhlak manusia, selain itu kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi guru dalam menentukan metode dan media ajar dengan menyesuaikan kebutuhan siswa. Guru PAI di SMA N 1 Petarukan juga menganggap bahwa pendidikan seksual penting untuk diajarkan. Sehingga, peneliti bertujuan untuk meneliti bagaimana proses internalisasi materi pendidikan seksual dalam pembelajaran PAI, bagaimana strategi guru PAI untuk menginternalisasikan materi pendidikan seksual dalam pembelajaran, Apasaja tantangan yang dihadapi dalam proses internalisasi dan Solusi yang diterapkannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan lapangan, di mana peneliti terjun langsung ke sekolah. Data disajikan dengan narasi bukan dengan numerik. Hasil penelitian terkait proses internalisasi yaitu dengan 3 tahap yaitu tranformasi, transaksi, dan transinternalisasi. strategi yang digunakan guru PAI yaitu dengan menyisipkan materi pendidikan seksual ke dalam pembelajaran, lalu juga mengingatkan siswa agar menjaga diri dan pergaulan, dan menggunakan bervariasi metode dalam pembelajaran yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, dan role playing, serta menggunakan metode keteladanan dari guru. Lalu tantangan yag dihadapi yaitu kurangnya kesadaran dan pemahaman siswa terkait batasan pergaulan dalam Islam, karakter siswa dan dinamika kelas yang beragam, serta muncul pertanyaan kritis dari siswa yang menggunakan istilah zaman sekarang. Solusinya yaitu guru mengingatkan siswa dengan sopan tetapi tetap tegas, menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa, guru terus belajar supaya bisa mengikuti siswa, serta lebih bijak dalam menjawab pertanyaan dari siswa. xiii
| 25SK2521141.00 | SK PAI 25.141 RAF i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain