SKRIPSI PAI
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MA Al Falah Jatirokeh Brebes
Penerapan kurikulum merdeka membawa harapan besar dalam peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk penguatan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu model pembelajaran yang relevan dalam mendukung capaian tersebut adalah discovery learning, yang mendorong siswa aktif menganalisis, menyintesis, dan mengevaluasi informasi secara mandiri. Namun, efektivitas model ini dalam pembelajaran akidah akhlak di MA Al-Falah Jatirokeh Brebes masih perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model discovery learning, tingkat kemampuan berpikir kritis siswa, serta pengaruh model tersebut terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Rumusan masalah: Bagaimana model pembelajaran discovery learning pada mata pelajaran akidah akhlak di MA Al-falah Jatirokeh Brebes? Bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa di MA Al-falah Jatirokeh Brebes? Bagaimana pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di MA Al-falah Jatirokeh Brebes? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, serta jenis penelitian yaitu penelitian Field Research. Teknik analisis data dalam penelitian ini memakai teknik regresi linier sederhana serta bantuan dari program SPSS 22,0 for Windows Version. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Model pembelajaran discovery learning pada mata pelajaran akidah akhlak di MA Al-falah Jatirokeh Brebes termasuk dalam kategori cukup dengan persentase sebesar 63,8%. (2) Kemampuan berpikir kritis siswa di MA Al-falah Jatirokeh Brebes termasuk dalam kategori baik dengan persentase 58,2%. (3) Pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran akidah akhlak, memperoleh t hitung > t tabel yaitu 7,639 > 2,006 pada taraf signifikansi 5%, juga diperoleh nilai signifikan sebesar 0,011 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga kesimpulan di dapat bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kemudian koefisien determinan sebesar 0,115 artinya model pembelajaran discovery learning mempunyai pengaruh sebesar (0,115 x 100% = 11,5%). Hal ini diartikan bahwa model pembelajaran discovery learning berkontribusi sebesar 11,5% terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di MA Al-Falah Jatirokeh, Brebes. Maka, hasil sisa 88,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang diteliti dalam penelitian ini.
| 25SK2521138.00 | SK PAI 25.138 RIS p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain