TESIS PAI
Konsep Etika Murid Terhadap Guru Menurut Kitab Ta’lim Muta’allim Dalam Pendidikan Di Pondok Pesantren Darul Muta’allimin Petarukan Pemalang
Pondok Pesantren Darul Muta’allimin telah melaksanakan konsep etika murid terhadap guru menurut Kitab Ta’lim Muta’allim. Namun seiring perkembangan zaman, ada perubahan pola pikir dan kebiasaan digital murid yang mempengaruhi perilaku murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih dalam konsep etika murid tehadap guru menurut Kitab Ta’lim Muta’allim dalam pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini meliputi pengasuh pondok, guru, dan murid. Teknik analisis data yang digunakan merujuk teori Miles dan Huberman yang melalui tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Kemudian data tersebut diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi waktu, metode, dan narasumber. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa etika murid terhadap guru di Pondok Pesantren Darul Muta’allimin terdiri dari murid harus berbicara sopan, tidak menyela, mendengarkan dengan penuh perhatian, mengucapkan salam serta menjaga adab saat berjalan, menjaga nama baik guru dan pondok, serta melayani guru dengan ikhlas agar mendatangkan keberkahan dalam ilmu. Hal tersebut terkonsep dalam hormat, sayang, dan cari rida terhadap guru. Implementasi etika sesuai dengan ajaran Kitab Ta’lim Muta’allim, yang menekankan pentingnya penghormatan dalam menuntut ilmu. Strategi penerapan etika ini dilakukan melalui pembiasaan disiplin, bimbingan berkelanjutan, khidmah, keteladanan guru, dan pendekatan spiritual. Metode yang digunakan mencakup pembiasaan, pengajaran langsung, dan istiqamah. Implementasi ini berdampak positif terhadap keberkahan ilmu dan lingkungan belajar yang kondusif. Karakter murid juga terbentuk menjadi disiplin, rendah hati, dan bertanggung jawab. Tantangan implementasi seperti rasa takut berlebihan yang membuat murid ragu bertanya dan risiko fanatisme muncul jika penghormatan tidak diimbangi dengan pemahaman mendalam.
| 25TS2552010.00 | TS P.PAI 25.010 AZI k | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain