SKRIPSI EKOS
Pengaruh Kemiskinan, Angkatan Kerja, Dan Pengangguran Terbuka Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Di Indonesia 2019-2023
Ketimpangan distribusi pendapatan merupakan permasalahan ekonomi yang kompleks dan terus menjadi perhatian di Indonesia. Tingginya kesenjangan ekonomi antarkelompok masyarakat tercermin dari perbedaan signifikan PDB per kapita antarwilayah. Pada tahun 2023, Provinsi Papua Pegunungan mencatat PDB per kapita terendah sebesar Rp9.095, sementara DKI Jakarta mencatat angka tertinggi sebesar Rp192.134. Variasi yang mencolok ini menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh disparitas ekonomi antarprovinsi. Pada periode 2019–2023, ketimpangan pendapatan di DI Yogyakarta terus meningkat, dengan gini ratio naik dari 0,43 menjadi 0,45. Pada 2023, provinsi dengan ketimpangan tertinggi lainnya adalah Jawa Barat dan DKI Jakarta 0,43, serta Gorontalo 0,42, sementara Kepulauan Bangka Belitung mencatat ketimpangan terendah dengan gini ratio 0,245. Fenonema tersebut di sebabkan oleh berbagai kondisi seperti kemiskinan, angkatan kerja, pengangguran dan lain sebagainya. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Kemiskinan, Angkatan Kerja, Dan Pengangguran Terbuka Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Di Indonesia tahun 2019-2023. Penelitian ini termasuk jenis penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan data sekunder yang bersumber dari badan pusat statistic dengan sampel 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2019-2023. Metode analisis yang digunakan yaitu data panel karena merupakan data gabungan time series dan cross section. Uji yang dilakukan yaitu Uji Spesifikasi Model, Uji Asumsi Klasik, dan Uji Regresi Linier Berganda dengan menggunakan aplikasi eviews-10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kemiskinan berpengaruh positif terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Angkatan kerja berpengaruh positif terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Sedangkan pengangguran terbuka tidak berpengaruh terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Secara simultan kemiskinan, angkatan kerja, danpengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia pada tahun 2019-2023 sebesar 96% sedangkan sisanya 4% di pengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
| 25SK2541094.00 | SK EKOS 25.094 ARD p | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain