SKRIPSI EKOS
Dampak Program Padat Karya Terhadap Food Security dan Peningkatan Perekonomian Masyarakat Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus Desa Jetak Lengkong dan Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo)
Ketahanan pangan nasional masih menghadapi tantangan struktural seperti stagnasi produksi, alih fungsi lahan, dan rendahnya kesejahteraan petani, termasuk di Kabupaten Pekalongan. Program Padat Karya (PPK) hadir sebagai strategi intervensi sosial berbasis partisipasi masyarakat desa untuk menciptakan lapangan kerja sementara dan mengoptimalkan sumber daya lokal. Penelitian ini tidak hanya
menganalisis dampak PPK terhadap ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat, tetapi juga menawarkan pendekatan baru melalui integrasi maqāṣid alsyarī‘ah dan empowerment theory dalam kerangka Islamic Empowerment Theory (IET), sebuah pendekatan evaluatif yang bersifat holistik dan belum banyak digunakan dalam studi sebelumnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di Desa Jetaklengkong dan Wonopringgo. Hasil menunjukkan bahwa PPK berkontribusi positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian, ketepatan waktu tanam dan panen, serta perbaikan infrastruktur irigasi. Dari sisi ekonomi, program ini meningkatkan pendapatan masyarakat, daya beli, dan menyerap tenaga kerja lokal. Namun, program masih menghadapi kendala pada aspek keberlanjutan, keterampilan teknis, dan ketergantungan terhadap dana desa. Dalam perspektif IET, PPK telah mendukung nilai-nilai taʿāwun, maslaḥah, shūrā, dan ʿadālah, meskipun belum sepenuhnya terimplementasi secara struktural dan inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model evaluasi berbasis nilai Islam, kontribusi praktis bagi perbaikan implementasi PPK, serta kontribusi empiris melalui data lokal yang memperkaya kebijakan pemberdayaan berbasis ekonomi syariah di pedesaan.
| 25SK2541056.00 | SK EKOS 25.056 KHO d | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain